Minggu, 11 Januari 2015

Cara Merawat Kulit yang sensitif

Cara Merawat Kulit yang sensitif Lapisan dikompromikan ini juga menyebabkan kehilangan air yang dapat menyebabkan kulit kering, yang menyebabkan iritasi lebih lanjut. Iritasi kulit eksternal bisa berasal dari lingkungan (polusi, angin, iklim) atau dari produk yang kita gunakan pada kulit kita (pembersih, krim, membuat). Berat produk beraroma terutama menjengkelkan. Bahkan air kota dapat mengiritasi kulit.

Ada spektrum sensitivitas kulit yang berkisar dari iritasi ringan sampai berat rosacea. Rosacea adalah kondisi kulit yang sensitif yang menyebabkan peradangan pada pembuluh darah kecil di kapiler wajah. Salah satu tanda-tanda kirim-kisah pertama rosacea adalah ruam merah terutama di hidung dan pipi. Orang-orang dengan rosacea juga dapat mengalami benjolan yang menyerupai jerawat klasik di pipi dan hidung mereka. Jika tidak diobati, rosacea dapat berkembang untuk memasukkan hidung bulat, mirip dengan WC Fields. Diperkirakan sekitar 14 juta orang Amerika memiliki rosacea. Sayangnya, survei Gallup baru-baru ini menemukan bahwa 78 persen orang Amerika tidak tahu apa rosacea adalah, bagaimana mengenalinya, atau bagaimana mengobatinya. Diagnosa yang tepat sangat penting jadi pastikan untuk melihat dokter jika Anda merasa Anda mungkin memiliki rosacea.

Mengapa Saya?
Akurat mengidentifikasi kulit sensitif bisa sulit karena ada begitu banyak faktor yang mempengaruhinya. Jenis kulit kita juga dapat berfluktuasi. Isu-isu kunci yang membantu menentukan jenis kulit kami meliputi:
* Aktivitas hormonal = khusus menstruasi, menopause, kehamilan
* Cuaca = kering, lembab, dingin, atau panas
* Tingkat stres = stres yang tinggi biasanya membuat kondisi kulit memburuk
* Diet = menghindari makanan yang memicu reaksi alergi
* Lifestyle = latihan sering dan tidak merokok Selengkapnya http://caramemutihkankulitkita.blogspot.com/2013/10/cara-merawat-kulit-sensitif-secara.html

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar